Senin, 13 Oktober 2014

Sinopsis sederhana: Kado Natal untuk Ibu



Kado Natal untuk Ibu

Helly Anthony

Bulan Desember seperti biasa, Keluarga Grace bersip menyambut Natal. Ayahnya, Ibunya, dan Yunita, adik perempuan satu-satunya.
Grace (26 tahun) seorang mahasiswi cantik di sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung. Dia memiliki seorang adik perempuan bernama Yunita (18 tahun) yang masih duduk di bangku SMA. Grace selalu dimanja oleh Ayahnya dan Ibunya. Yang paling memanjakannya adalah sang Ayah. Hidup mereka bahagia.
Jelang skripsi, ayahnya meninggal karena kecelakaan saat berangkat kerja. Hal itu sangat memukul kejiwaannya. Karena tidak tahan dengan cobaan hidup yang dirasanya sangat berat, ia mulai terjerumus dalam kehidupan dunia malam. Mabuk-mabukan, ngedrugs, dan tindakan criminal lainnya.
Ibunya tidak sanggup dan terpukul dengan perubahan sikap dan tingkah laku Grace. Ia menderita sakit jiwa dan dirawat di rumah sakit jiwa.
Melihat kondisi Ibunya yang sakit jiwa, Yunita, adiknya Grace, yang masih duduk di kelas tiga SMA, sangat berharap untuk melihat Ibunya segera sembuh dan kembali normal seperti biasa. Dan ia berusha menyadarkan sang kakak dengan harapan Grace akan kembali pada kehidupannya yang dulu. Yang sangat menyayangi keluarganya. Segala upaya pun dilakukannya. Termasuk menolongnya dari berbagai macam ancaman yang dihadapi Grace. Tapi semua berkahir nihil. Grace tetap pada jalannya sendiri tanpa memikirkan kondisi Ibunya yang sedang sakit jiwa karena ulahnya.
            Hingga suatu ketika, ia dibui selama lima tahun karena tindakan kriminalnya. Mengetahui Grace di bui, Yunita berusaha mencari bantuan hukum untuk Grace. Di dalam penjara, Grace menyadari semua kesalahannya dan bejanji untuk bertobat.  Seorang suster selalu mendatanginya, mengajarinya berdoa, menerima keadaan dengan lapang dada. Tapi, hatinya masih ragu apakah sang Ibu yang masih menderita gangguan kejiwaan akan mengenalnya? Apakah sang Ibu akan memaafkannya?
            Lagi-lagi sang adik menguatkannya. Memastikan kalau Ibunya akan mau memaafkannya.
            Selepas menjalani hukumannya, Grace mengunjungi Ibunya. Awalnya Ibunya tidak mengenali dirinya. Tapi, dengan bantuan Yunita, Ibunya bisa kembali mengingat Grace dan memaafkannya. Yunita berhasil menyajikan kado Natal terindah buat Ibunya. Ibunya pun sembuh sehari setelah pertemuan dengan Grace. Natal yang indah kini menghampiri mereka. Grace menjadi kado Natal terindah bagi Ibunya dan juga adiknya Yunita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar